Teknologi Informasi dan Komunikasi Untuk penilaian
Pembelajaran
Junaidi
Universitas Ibrahimy Sukorejo Situbondo
Email: junaidi.elang@gmail.com
BAB I
PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Di era teknologi informasi, Teknologi Informasi
dan Komunikasi (TIK) sudah menjadi bagian
dari gaya hidup, apalagi dalam dunia akademik.
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
semakin mendorong upaya-upaya pembaharuan dalam pemanfaatan hasil-hasil teknologi
dalam proses belajar. Para guru dituntut
agar mampu menggunakan alat-alat yang dapat
disediakan dan sesuai dengan perkembangan
dan tuntutan zaman.
sumber daya manusia (SDM) saat ini semakin berkualitas
karena memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Dalam banyak kasus, SDM
hampir tidak dimungkinkan dilakukan tanpa keterlibatan teknologi seperti halnya
penilaian multi sumber (multisource
assessments). Komponen terbesar adalah materi yang dapat merefleksikan
aspek dinilai. Sedangkan khusus untuk penilaian multi sumber melibatkan
pemilihan penilai melalui penentuan kelompok penilai.
2.
Rumusan Masalah
Permasalahan di sini penulis
akan membahas tentang:
a. Pengertian TIK (Teknologi Infomasi dan Teknologi)
b.
Konsep Penggunaan TIK Untuk
Penilaian
c.
Manfaat Penggunaan TIK Untuk
penilaian
3.
Tujuan Materi
Makalah ini ditulis dengan tujuan dan harapan agar :
a.
Mengetahui
tentang Pengertian TIK (Teknologi Infomasi dan Teknologi)
b.
Mengetahui
tentang Konsep Penggunaan TIK Untuk Penilaian
c.
Mengetahui
tentang Manfaat Penggunaan TIK Untuk Penilaian
BAB II
PEMBAHASAN
1.
TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi)
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) merupakan suatu program,
untuk alat bantu, manipulasi dan menyampaikan informasi. TIK adalah payung besar
terminologi yang mencakup seluruh peralatan teknis
untuk memproses dan menyampaikan informasi. Jika ditinjau dari asal sebuah kata teknologi. Kata teknologi berasal dari bahasa Yunani, technologia atau techne yang mempunyai arti keahlian dan logia yang berarti pengetahuan . Dalam pengertian yang sempit, teknologi
merupakan sesuatu yang mengacu pada objek benda yang dipergunakan untuk kemudahan aktivitas
manusia, seperti mesin, perkakas atau perangkat keras.
Teknologi
Informasi dan Komunikasi (TIK) mencakup dua aspek, yaitu Teknologi Informasi
dan Teknologi Komunikasi.
a. Teknologi Informasi adalah meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses,
penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi.
b. Teknologi Komunikasi adalah segala
hal
yang
berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya.
Teknologi Informasi dan Komunikasi
suatu padanan yang tidak terpisahkan yang
mengandung pengertian luas tentang segala kegiatan yang terkait
dengan memproses, manipulasi, pengelolaan, dan transfer/pemindahan
informasi antar media. Menurut
Susanto, TIK adalah sebuah media atau alat bantu yang digunakan untuk transfer data baik itu
untuk memperoleh suatu data/informasi maupun memberikan
informasi kepada orang lain serta dapat
digunakan untuk alat berkomunikasi baik satu arah ataupun dua arah . Sedangkan
menurut Anatta Sannai, TIK adalah sebuah media atau
alat bantu dalam memperoleh pengetahuan antara seseorang kepada orang lain .
Teknologi informasi dan komunikasi adalah
hasil rekayasa manusia terhadap proses penyampaian informasi dan proses
penyampaian pesan (ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain sehingga
lebih cepat, lebih luas sebarannya, dan lebih lama penyimpanannya
(Arthur Fathoni).
2.
Konsep Penggunaan TIK Untuk Penilaian
Penilaian adalah proses sistematis pengumpulan, pengolahan dan pengambil
keputusan atas data tentang suatu obyek untuk selanjudnya di pertimbangkan
pemberian nilai atas obyek tersebut berdasarkan pada suatu kriteria tertentu.
Dalam evaluasi pembelajaran, yang menjadi obyek penilaian adalah proses
pembelajaran dilakukan oleh guru dan siswa, sejauh mana tujuan-tujuan
pembelajaran belajar dicapai siswa. Data proses pembelajaran lebih banyak
berupa data kualitatif, biasanya lebih banyak dilakukan secara subyektif oleh
guru, dengan bersandar pada ilmu pengetahuan dan ilmu pendidikan yang
dimilikinya. Sedangkan data kuantitatif berupa angka-angka, dalam pengelolahan
dan analisisnya menggunakan alat bantu sistem operasi matematik atau statistik.
Perkembangan teknologi informasi dan teknologi (TIK) dapat membantu dunia
pendidikan dalam pengembangan alat penilaian hasil belajar siswa. Salah
satunya, penggunaan perangkat test berbasis komputer yang dapat berfungsi
sebagai alat bantu try out bagi siswa serta membantu siswa dalam menyelesaikan
soal-soal Ujian Nasional (Warsita dan Mutmainah, 2015). Teknologi memiliki
peran penting dalam penilaian pembelajaran siwa serta kinerja mereka di kelas.
Penggunaan TIK melibatkan penggunaan perangkat digital untuk membantu dalam pengembangan,
penyediaan, penyimpanan atau pelaporan tugas penilaian siswa, tanggapan, nilai
atau umpan balik.
Geoffrey Crisp (2011) dalam Buku Teacher’s Handbook On Assessment menyatakan
bahwa penilaian berbasis TIK dapat dilakukan dengan banyak perangkat, seperti
komputer desktop tradisional atau laptop, dengan perangkat komunikasi portabel
seperti ponsel pintar, dengan perangkat digital seperti iPad atau melalui
penggunaan perangkat game elektronik. Penilaian berbasis TIK dapat menggunakan
banyak format, termasuk dokumen teks atau format dokumen portabel, format
multimedia seperti suara, video atau gambar; bisa melibatkan simulasi atau
permainan yang rumit;
juga dapat dilakukan oleh siswa dalam
kelompok atau secara
individu dan dapat terjadi
dengan sejumlah besar siswa dengan cara sinkron atau asinkron (Anonim, 2016).
TIK tidak hanya digunakan ketika siswa
menyelesaikan ujian atau unjuk kerja, namun bisa dimanfaatkan untuk mengolah
nilai. Apakah Anda pernah memanfaatkan aplikasi pengolah angka, misalnya
Microsoft excel, untuk mencatat dan mengolah nilai hasil belajar siswa. Hasil
penelitian yang dilakukan seorang guru menyebutkan bahwa salah satu penilaian
yang dapat dilakukan oleh guru dalam pelaksanaan proses belajar mengajar secara
efisien dan efektif yaitu dengan menggunakan program komputer seperti Microsoft
Excel. Hasil penilaian hasil belajar siswa, akan terus menerus dapat dipantau
dari waktu ke waktu (Syaifullah, 2011).
Apakah sekolah Anda sudah memiliki web?
Apakah web sekolah juga digunakan untuk mengolah nilai hasil belajar siswa?
Aplikasi pengolah nilai berbasis web dapat memudahkan dalam proses pengolahan
data nilai siswa dan juga mempercepat penyampaian informasi, serta mengurangi
kesalahan-kesalahan dalam pengolahan data. Hasil pengujian Aplikasi Berbasis
Web Pengolahan Nilai Akademik di sebuah sekolah menyebutkan beberapa manfaat
antara lain, aplikasi mampu: (1) memberikan fasilitas
kelola data siswa dan guru yang dilakukan oleh staf tata usaha; (2) memfasilitasi guru untuk
memasukkan dan mengolah nilai siswa; dan (3) memberikan laporan atau informasi
mengenai nilai siswa kepada kepala sekolah dan orang tua siswa (Adriansyah,
Aditya, & Wikusna, 2016).
3.
Manfaat Penggunaan TIK Untuk penilaian
Menurut Dodi Nandika, dkk (2007:16) menerangkan pendidikan nilai umumnya membangun kebajikan, karakter yang kuat
dan makna hidup. Di sekolah, siswa
kita dimungkinkan untuk memahami
nilai-nilai mereka sendiri dan nilai-nilai orang lain. Kebajikan adalah
nilai-nilai universal yang diterima sebagai kualitas manusia yang diinginkan oleh semua agama dan budaya
di dunia. Pendidikan nilai di
Indonesia telah ditampung dan
ditetapkan dalam Rencana Strategis Pembangunan Pendidikan, dimana pendidikan
nilai dikelompokkan menjadi
tiga nilai, yaitu:
a. Nilai Imput
Nilai input, adalah nilai yang diharapkan yang dapat
ditemukan
dalam
setiap
kegiatan
yang berkaitan
dengan penyelenggara pendidikan. Dampak Positifnya:
1)
Terpercaya
2)
Profesional
3)
Antusias dan motivasi tinggi
4)
Bertanggung jawab
5)
Kreatif
6)
Disiplin
7)
Penuh perhatian
8)
Belajar seumur hidup
b. Nilai Proses
Nilai proses, adalah nilai yang diharapkan
selalu diwujudkan dalam mengelola pendidikan untuk mencapai
tonggak tujuan. Dampak positifnya:
1)
Visi dan presepsi baik
2)
Model yang baik
3)
Memotifasi
4)
Menginspirasi
5)
Memperdayakan
6)
Membentuk budaya
7)
Loyal
8)
Koordinatif dan sinergi
9)
Akuntabel
c. Nilai Output
Output, adalah nilai yang diharapkan yang
dapat dimanfaatkan oleh pengguna. Dampak Positifnya:
1) Evektif dan efisien
2) Layanan ptima
3) Terpercaya
4) Responsif dan aspiratif
5) Antisipatif dan inovatif
6) Demokratis, adil, jujur,
dan inklusif
Adapun beberapa manfaat lain yang dimiliki
apabila dalam pengolahan data angka menggunakan alat bantu komputer, khususnya
dengan menggunakan program Microsoft Excel, di antaranya yaitu:
a. Pengolahan dan
analisis data angka akan lebih cepat dan lebih Akurat dibandingkan jika
dilakukan secara manual.
b. Berupa data digital,
maka penyebarluasan informasi hasil pengolahan datanya juga bisa dilakukan
secara digital juga, di samping melalui print out dalam bentuk
lembaran kertas.
c. Penyebarluasan
hasil-hasil penilaian bisa dilakukan secara online,sehingga bisa
diakses setiap saat oleh yang membutuhkannya.
BAB III
PENUTUP
1.
KESIMPULAN
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) merupakan suatu program,
untuk alat bantu, manipulasi dan menyampaikan informasi. Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
mencakup dua aspek, yaitu Teknologi Informasi dan Teknologi Komunikasi. Teknologi Informasi adalah meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses,
penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi. Teknologi Komunikasi adalah segala
hal
yang
berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya.
Konsep Penggunaan TIK Untuk Penilaian. Penilaian
adalah proses sistematis pengumpulan, pengolahan dan pengambil keputusan atas
data tentang suatu obyek untuk selanjudnya di pertimbangkan pemberian nilai
atas obyek tersebut berdasarkan pada suatu kriteria tertentu. Teknologi
memiliki peran penting dalam penilaian pembelajaran siwa serta kinerja mereka
di kelas. Penggunaan TIK melibatkan penggunaan perangkat digital untuk membantu
dalam pengembangan, penyediaan, penyimpanan atau pelaporan tugas penilaian siswa,
tanggapan, nilai atau umpan balik.
Manfaat Penggunaan TIK untuk penilaian, Pendidikan nilai di Indonesia telah ditampung dan ditetapkan dalam Rencana
Strategis Pembangunan Pendidikan, dimana pendidikan nilai dikelompokkan
menjadi tiga nilai, yaitu:
(1) Nilai
input, adalah nilai yang diharapkan yang dapat ditemukan dalam
setiap
kegiatan
yang berkaitan
dengan penyelenggara pendidikan. (2) Nilai proses, adalah nilai yang diharapkan
selalu diwujudkan dalam mengelola pendidikan untuk mencapai
tonggak tujuan. (3) Output, adalah nilai yang diharapkan yang
dapat dimanfaatkan oleh pengguna. Adapun beberapa manfaat lain yang dimiliki apabila dalam pengolahan data angka
menggunakan alat bantu komputer, khususnya dengan menggunakan program Microsoft
Excel, di antaranya yaitu:
a. Pengolahan dan
analisis data angka akan lebih cepat dan lebih Akurat dibandingkan jika
dilakukan secara manual.
b. Berupa data digital,
maka penyebarluasan informasi hasil pengolahan datanya juga bisa dilakukan
secara digital juga, di samping melalui print out dalam bentuk
lembaran kertas.
c. Penyebarluasan
hasil-hasil penilaian bisa dilakukan secara online,sehingga bisa
diakses setiap saat oleh yang membutuhkannya.
DAFTAR PUSTAKA
Ismail Darimi .2017. Teknologi
Informasi Dan Komunikasi Sebagai Media Pembelajaran Pendidikan Agama Islam
Efektif, Jurnal Pendidikan
Teknologi Informasi Volume 1, Nomor 2, Oktober 2017, 111-121
Hasan, Ceng dkk. Teknologi Informasi untuk Penilaian Pembelajaran.Makalah: Teknologi Informasi, Sukabumi :
Sekolah Tinggi Agama Islam Syamsul
‘Ulum Gunungpuyuh.
Fitriyadi , Herry .2013. Integrasi Teknologi
Informasi Komunikasi dalam Pendidikan Jurnal Pendidikan
Teknologi dan Kejuruan, VVolume 21, Nomor 3, Mei 2013
Kwarta Adimphrana, 2011. Kebijakan Pemanfaatan TIK untuk Pendidikan. http:// www. slideshare.net/guruonline/kebijakan-pemanfaatan-tik-untuk-pendidikan. (Diakses 10 Maret 2020).
Fathoni, Arthur.Pengertian Teknologi informasi dan
Komunikasi, http://www.zonasiswa.com/2014/10/pengertian-teknologi-informasi-dan.html.
(diakses 10 Maret 2020)
Banyak manfaat
ReplyDeleteapa tujuan pemerintah mengaplikasikan rapot digital utk guru disemua jenjang pendidikan?
ReplyDeleteSeperti yang telah di sebutkan di atas tentang manfaat penggunaan TIK untuk penilaian yaitu agar suatu sistem penilaian lebih transparansi karena mudah di akses setiap saat tanpa harus datang ke sekolah atau lembaga hanya untuk mengetahui suatu nilai. Seperti contohnya siakad yang dimiliki oleh suatu universitas.
DeleteSekarang banyak kita temui balai latihan kerja ( BLK ) masuk ke pelosok desa, seperti halnya di desa kami ada BLK yang mebuka pelatihan Desain Grafis Berbasis Komputer. Apakah tepat objek yang pemerintah pilih dengan menempatkan pelatihan semacam itu ke plosok desa yang notabennya masyarakatnya malah tidak tertarik dan tidak mau tau.
ReplyDeletedi era glabalisasi ini pemerintah memang mencanangkan program untuk wajib mengetahui tentang TIK sesuai kurikulum 2013 tentang media pembelajaran.dengan adanya program BLK ke plosok desa harapan pemerintah agar masyarakat indonesia bisa mengetahui dan pentingnya TIK (teknologi informasi dan komunikasi). dengan adanya program BLK di lembaga sampean tentunya sudah melalui tahap-tahap tertentu dan juga menjalin kerja sama. pastinya pemerintah sudah melihat, menimbang dan memperhatikan terhadap tidak lanjudnya. menurut saya, pelatihan yang hanya melatih Desai Grafis kurang tepat karena tidak sesuai dengan permintaan pasar dan peluang yang ada di desa tersebut. karena biaya desai grafis sangat membutuhkan biaya yang lebih. seharusnya pemerintah mengadakan program pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan yang ada di desa tersebut seperti: tata boga, salon, perbengkelan dll, dan untuk TIK seharusnya tentang Internet yang mana internet sangat berfungsi untuk media pasar/toko sebagai alat mempromosikan barang dagang yang telah di buat di balai pelatihan.seharusnya pemerintah juga menyediakan modal untuk program yang sudah ada dalam pelatihan agar masyarakat bisa menerapkan ilmu yang sudah di dapat.
Deleteada
ReplyDeleteApakah dalam mengaplikasikan rapot digital untuk guru dlm smu bidang pendidikan berdampak negatif terhadap pemerintah??
ReplyDeleteklo terhadap pemerintah saya kira tidak ada dampak negatifnya sama sekali, karena itu sudah menjadi program pemerintah melalui mentri pendidikan untuk tahun selanjudnya dan untuk menjawab persaingan di era globalisasi ini.
DeleteSekarang pemerintah kita mempunyai program IT melalui BLK Komunitas melalui pesantren2. Menurut anda,efektif tidak program pemerintah tersebut apabila berjalan di daerah terpencil atau di desa yg mayoritas penduduknya adalah petani/pekebun?
ReplyDeleteseperti yang saya balas komend di atas bisa efektif asalkan programnya benar. yang perlu di pelajari di dalam pelatihan yaitu tentang bagaimana cara menggunakan internet sebagai media untuk mempromosikan hasil tani atau kebun. contohnya media sosial seperti : facebook, youtube, instagram, whatsApp, blogger, dll.
DeleteKalau memang tidak efektif, bagaimana solusi anda mengatasi hal tersebut?
ReplyDeleteDari catatan yang diuraikan anda diatas, dimasa yang akan datang, kira-kira bentuk teknologi pendidikan seperti apa yang akan berkembang dan bisa diaplikasikan sesuai kebutuhan guru ?
ReplyDeleteada banyak aplikasi yang bisa di gunakan oleh guru sebagai media belajar mengajar, diantaranya : microsoft word, microsoft Exel, microsoft powerpoint. dan untuk pembuatan modul pembelajaran salah satu aplikasi yang bisa digunakan yaitu ePUBTools_1.27.0-setup.msi, dan masih banyak aplikasi-aplikasi yang bisa digunakan oleh seorang guru. bisa mencari di mesin pencarian seperti google.com disana banyak aplikasi yang bisa digunakan oleh seorang guru untuk menunjang kegiatan pembelajaran.
DeleteTerus bagaimana cara mengaplikasikan nya ...?
ReplyDeleteUntuk modul Tinggal download aplikasinya dan ikuti perintahnya. Untuk microsoft (word, exel, dan powerpoint) tinggal menggunakannya.
ReplyDelete